Showing posts with label Miscellaneous. Show all posts
Showing posts with label Miscellaneous. Show all posts

Saturday, 2 August 2008

Keajaiban apel

An apple a day keeps the doctor away
Ein Apfel am Tag - Arzt gespart!
Satu apel tiap hari menjauhkan kita dari dokter (berbagai penyakit)

Itulah ungkapan populis seputar apel dalam tiga bahasa yaitu Inggris, Jerman dan Indonesia. Aneh, lucu dan barangkali muncul tanda tanya besar kenapa mesti apel yang mengandung 70-100 kalori, kita tidak pernah mendengar an orange or a banana a day keeps the doctor away. Apel memiliki kandungan yang tidak dimiliki buah-buahan lainnya yangmana manfaatnya sudah dibuktikan oleh para ahli gizi dari waktu ke waktu. Bentuknya yang bulat dan bila dikunyah terasa renyah membuat apel semakin terlihat indah, enak dan mudah untuk dikonsumsi. Tambah ngiler ya...Nah, makin penasaran kan. Kenapa mesti apel? Karena

  1. Mencegah resiko kanker khususnya kanker usus, prostat dan payudara;
  2. Sodium rendah sehingga membantu mengurangi tekanan darah tinggi;
  3. Antioksidan yang bisa mencegah terjadinya resiko jantung koroner maupun jantung kardiovaskular;
  4. Mengandung Phenols yang berfungsi ganda mengurangi kolesterol buruk (misal LDL) dan meningkatkan kolesterol baik;
  5. Kaya vitamin A yang membantu memperkuat pengelihatan dan perkembangan tulang-gigi;
  6. Kaya vitamin C yang membantu sistem kekebalan tubuh;
  7. Mencegah kerusakan gigi yang disebabkan oleh bakteri, konkritnya jus apel dapat membunuh 80% bakteri yang mengancam kesehatan gigi kita;
  8. Paru-paru menjadi sehat, penelitian yang dilakukan University of Nottingham Research menunjukkan bahwa orang yang mengkonsumsi 5 apel atau lebih dalam seminggu tidak memiliki masalah dalam hal pernafasan seperti asma;
  9. Unik, apel yg masih segar akan mengambang di atas air (25% apel adalah udara), bayangkan jika apel tidak segar, maka tentu akan tenggelam dalam air.

Survei di Paman Sam menunjukkan seluruh penduduknya rata-rata mengkonsumsi 20 pounds apel tiap tahun dengan kata lain 1 apel dalam seminggu. Nah masih jauh dari semboyan kan kalau hanya 1 apel dalam seminggu, tapi itu lebih baik daripada tidak sama sekali. Bagaimana dengan di Indonesia?

by Norsa (dikutip dari berbagai sumber)

Wednesday, 2 July 2008

Minyak bumi dan keserakahan

Kita semua menjadi saksi terhadap kenaikan harga minyak dunia yang semakin meroket, bahkan hari ini menyentuh angka 142 USD. Hampir sebagian besar penduduk dunia ikut merasakan dampak terhadap kenaikan harga minyak dunia tersebut. Tentu saja imbasnya adalah inflasi yg menyebabkan melambungnya harga-harga kebutuhan sehari-hari. Masyarakat yang tadinya termasuk dalam kategori menengah bisa terlempar ke kategori miskin, dan masyarakat miskin menjadi super miskin, sungguh ini merupakan suatu permasalahan yang tidak boleh dipandang sebelah mata. Sebenarnya, jika kita menganalisis ada banyak faktor pemicu kenaikan harga minyak dunia, dua diantaranya:
1. Ulah para spekulan
Mereka menimbun minyak bumi dalam jumlah yang besar sampai kemudian menjualnya di saat harga sudah melambung tinggi dalam rangka mengambil keuntungan untuk kepentingan pribadi. Biasanya para spekulan ini adalah mereka yang memiliki modal finansial yang kuat.
2. Keserakahan manusia
Penggunaan energi berlebihan seperti pada listrik, gas, kendaraan, dan lain sebagainya yang bersumber dari miyak bumi. Tentu saja ini menyebabkan minyak bumi menjadi langka akibat ketidakseimbangan antara persediaan dan permintaan.

Solusi sederhana yang mungkin bisa dilakukan saat ini adalah adili para spekulan agar jera, buat sistem yang lebih ketat mengenai batas pembelian minyak bumi, dan seluruh masyarakat dunia berpartisipasi dalam melakukan penghematan energi. Bahkan ada yang mengatakan "start the energy saving from your plate" yaitu dengan mengurangi konsumsi daging, karena jika dirunut ke belakang, industri daging, telur dan produk hewani berkontribusi dalam perusakan lingkungan yang relatif besar. Menurut Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) industri tersebut melepas gas nitrogen 60 persen yang berbahaya bagi bumi. Pemakaian energi untuk menghasilkan sepotong daging sungguh besar. Prosesnya dimulai dari menanam tanaman sebagai pakan ternak, kemudian ke urusan transportasi, pengolahan, operasional peternakan, penjagalan, pemrosesan pabrik, hingga pendinginan. Semuanya membutuhkan yang dinamakan energi. Finally i just want to say (like other said): "save our planet for the future, because energy is limited".

by Norsa

Monday, 14 April 2008

7 Rahasia agar Tubuh Bugar & Sehat

Kadangkala kita merasa kurang bertenaga, loyo, dan mudah lelah. Ini adalah indikasi bahwa tubuh kita sedang tidak bugar. Jangan biarkan hal ini berkepanjangan karena akan menjadi sumber kemungkinan munculnya penyakit. Solusinya adalah lakukan 7 Rahasia berikut ini secara bertahap dan terus menerus:

1. Bergeraklah

Poin pertama yang mesti Anda ingat dan lakukan adalah bergerak. Lakukan gerakan yang intens selama kurang lebih 30 menit dalam sehari. Gerakan seperti apa? Anda bisa melakukan gerakan apapun. Anda, misalnya, bisa berjalan kaki ketimbang naik lift atau eskalator. Doronglah tubuh Anda bergerak, semakin lancar darah beredar dan semakin lancar pula oksigen mengalir ke seluruh tubuh.

2. Konsumsi sayur dan buah-buahan segar

Poin kedua yang penting dalam fitness adalah gizi. Berikan gizi yang semestinya pada tubuh. Konsumsilah sayur-sayur dan buah-buahan segar setiap hari. Jika Anda mau, Anda bisa mengolah sayur dan buah-buahan dengan cara yang berbeda-beda. Misalnya, Anda bisa membuat jus. Sayur dan buah-buahan yang segar tidak hanya mencegah cikal-bakal kanker, tetapi juga menyehatkan jantung dan memberikan nutrisi yang lebih pada tubuh dan otak.

3. Banyak minum air putih

Elemen paling mendasar ketiga yang ada di dalam fitness adalah air putih. Sebagian besar tubuh manusia mengandung air. Air adalah zat paling penting dalam proses metabolisme tubuh. Kekurangan air mengakibatkan dehidrasi. Karena itu, minumlah air putih sebanyak-banyaknya. Paling baik jika Anda minum air putih sebanyak 8 gelas setiap hari. Tinggalkan minuman bersoda. Minuman bersoda atau minuman berkarbonasi membawa dampak yang buruk terhadap kesehatan paru-paru dan organ tubuh yang lain.

4. Konsumsi multivitamin

Sekarang tersedia banyak minuman multivitamin dalam bentuk tablet untuk menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh. Berbagai kandungan vitamin dan mineral bermanfaat untuk membangun tulang yang lebih kuat, memaksimalkan proses metabolisme tubuh, menaikkan tegangan �energi tubuh� dan memberi makan otot. Tapi Anda mesti juga hati-hati supaya tidak salah memilih multivitamin. Lebih baik Anda pilih atau tablet multivitamin sesuai dengan anjuran dokter untuk menghindari hal-hal yang tidak dikehendaki (dampak atau pengaruh buruk terhadap tubuh karena terpengaruh bahan kimia dan lain-lain).

5. Istirahat yang cukup

Terlalu banyak berolahraga atau bergerak, tetapi tidak bisa beristirahat juga tidak banyak memberi efek yang berarti terhadap tubuh. Kerja dan atau gerak mesti bisa seimbang dengan waktu untuk berproses. Karena itu, Anda mesti bisa beristirahat. Cara yang paling baik adalah tidur selama 7-8 jam setiap hari. Jika ternyata pekerjaan Anda tidak memungkinkan Anda beristirahat selama itu, manfaatkan waktu secara maksimal. Anda, misalnya, bisa langsung tidur setelah lelah bekerja seharian. Jangan tergoda untuk bergadang. Ingat, Anda sudah bekerja keras selama seharian. Energi Anda sudah terkuras selama bekerja. Istirahat, dalam arti tidur, adalah saat menghimpun energi dan semangat baru.

6. Kebiasaan hidup

Jangan kira bahwa kebiasaan hidup tidak mempengaruhi kebugaran tubuh Anda. Pola hidup yang tidak sehat, antara lain, tidak makan dan beristirahat tepat waktu, tidak mengkonsumsi makanan bergizi dan kaya serat, dan lain-lain secara langsung berpengaruh terhadap kesehatan dan stamina tubuh. Kebiasaan atau pola hidup berhubungan dengan cara kerja tubuh dan pikiran. Ingat, tubuh dan pikiran selalu mempunyai hubungan. Saling bergantung dan mempengaruhi. Karena itu, buatlah rencana hidup yang jelas. Apa yang akan Anda lakukan? Pilih dan rancang kebiasaan Anda sehari-hari yang Anda tahu bisa membuat hidup Anda menjadi lebih ringan dan tenang. Buatlah hidup Anda menjadi lebih hidup, baik untuk diri sendiri maupun untuk bersama.

7. Hindari stres

Penyakit bakal dengan mudah menyerang Anda jika pertahanan tubuh Anda rusak atau kacau. Pertahanan tubuh rusak atau kacau tergantung pada kondisi fisik dan pikiran. Pikiran yang baik, positif, segar, dan selalu terbuka secara langsung mempengaruhi mekanisme kerja tubuh. Tapi jika Anda stres, saraf, dan otot akan bekerja jauh lebih cepat daripada biasanya. Anda akan terus "dipaksa" untuk memberikan energi yang berlebihan. Jangan biarkan segala keruwetan hidup menyedot seluruh energi Anda sampai kering. Tenang, santai dan hadapilah segala sesuatu dengan hati yang terbuka dan pikiran yang positif.

Dengan tubuh yang bugar dan sehat maka pikiran akan menjadi jernih dan aktifitas kehidupan sehari-hari pun akan lancar dan terasa ringan untuk dikerjakan. Selamat mencoba.

source: okezone.com

Wednesday, 12 March 2008

Solve Problem without Problem

Biasanya setiap masalah datang, orang sibuk mengumpat, mengeluh, dan menyesali mengapa masalah itu menimpa. Padahal, itu hanya akan menguras energi dan membuang waktu percuma.

Tips dari Robert H Schuller dalam bukunya yang berjudul Tough Time Never Last but Tough People Do mungkin bisa membantu Anda.

Jangan panik
Masalah kecil, jika dihadapi dengan kepanikan, bisa berkembang menjadi besar.Tapi jangan juga berlagak cuek
dan tidak peduli. Biar bagaimanapun Anda mesti aware pada masalah yang sedang Anda hadapi.Terima kenyataan bahwa Anda memang sedang tertimpa masalah.

Stop drama queen
Setiap orang mempunyai masalah. Berhentilah mengeluh ke sana ke mari. Terkadang bercerita pada banyak orang tidak membantu Anda, malah sebaliknya, mengundang persoalan baru. Mendramatisasi persoalan bukanlah cara yang ampuh untuk memperbaiki keadaan. Anda hanya akan semakin tertekan. Jernihkan pikiran dan tempatkan masalah pada sudut pandang positif.

Jangan kabur
Melupakan masalah sejenak dengan melakukan kegiatan yang menghibur diri, boleh saja. Asal, jangan berlarut-larut. Masalah yang terlalu lama mengendap akan semakin sulit diselesaikan. Lagipula lari dari masalah tidak membuat Anda terbebas, karena masalah tersebut akan seperti kerikil dalam sepatu, terus mengikuti ke mana pun Anda pergi. Jika pikiran telah kembali tenang, cobalah berdiam diri sejenak untuk memikirkan jalan keluarnya.

Kendalikan emosi
Wajar bila tertimpa masalah Anda merasa kalut dan emosional. Tapi, jangan berlebihan. Usahakan agar emosi tidak mengacaukan pikiran jernih Anda. Terpenting, saat Anda berada di tengah situasi yang emosional, jangan membuat keputusan penting.

Pakai Strategi
Cobalah mengatur strategi untuk memecahkan masalah. Meminta saran orang lain sah-sah saja tapi jangan terlalu berharap mereka akan membantu Anda menyelesaikannya. Siapkan rencana untuk keluar dari masalah tersebut. Buatlah plan A, B, dan C. Sehingga jika rencana A tidak berjalan mulus, Anda masih memiliki dua jalan ke luar lain.

Keberhasilan Anda keluar dari masalah tergantung dari sejauh mana usaha Anda untuk menyelesaikannya. Jika rencana tidak dijalankan, ya sama juga bohong. Semakin keras Anda berusaha, makin besar pula kemungkinan Anda lolos dari jeratan masalah.

***
The way out
Cara 1
Kenali dan eliminasi

Kenali penyebab dari masalah
Misal, jika keterlambatan menyelesaikan pekerjaan menjadi masalah, maka Anda perlu mencari tahu penyebab dari keterlambatan. Apakah karena kurangnya waktu mengerjakan, data tidak lengkap, dan sebagainya.

Eliminasi penyebab
Berikutnya, cari cara untuk mengeliminasi atau menghilangkan penyebab-penyebab tersebut dan pastikan agar penyebab itu tidak terjadi lagi di kemudian hari.

Cara 2
Pendekatan problem solving

Identifikasi masalah
Kenali masalah Anda. Contoh, Anda akan menghadapi presentasi, padahal materi Anda belum siap. Jadi itulah masalah Anda.

Gagasan awal
Apa gagasan awal Anda untuk menghadapi persoalan itu? Misal, gagasan awal dari masalah tersebut adalah Anda mulai mengerahkan segala daya untuk mengumpulkan materi.

Step by step
Anda mesti menentukan langkah riil step by step-nya, misalnya dalam dua hari ke depan Anda akan mencari data lewat internet, plus mengerahkan tim untuk mencari sumber data lain.

Aplikasi
Langkah-langkah aplikasi di sini maksudnya adalah Anda melaksanakan semua gagasan dan langkah-langkah yang telah direncanakan sebelumnya.

***
Keluar dari situasi sulit
Berikut beberapa situasi sulit di tempat kerja dan cara menghadapinya.

Kepergok atasan
Anda sedang mengeluh tentang atasan pada seorang rekan kerja, tiba-tiba atasan melintas di depan Anda.
Solusi: Jika Anda yakin dia mendengar, datangi atasan dan tanyakan Iangsung. Jika bilang ya, minta maaflah. Jadikan kesempatan ini untuk mendiskusikan masalah yang Anda keluhkan.

Sahabat mendapat promosi
Sahabat satu level Anda tiba-tiba mendapatkan promosi sehingga menjadi atasan Anda. Sebagai sahabat pasti Anda merasa canggung bersikap padanya.
Solusi: Jujurlah padanya bahwa Anda mesti menjaga jarak agar tidak muncul masalah dengan rekan kerja yang lain.

Pencuri ide
Seorang rekan kerja punya kebiasaan mencuri ide Anda san mengatakan itu adalah gagasannya.
Solusi: Mungkin atasan tidak percaya itu ide Anda karena cara penyampaian yang salah. Cobalah belajar dari rekan yang mampu mengutarakan gagasannya.

Saturday, 19 January 2008

Keajaiban air putih

1. Memperlancar sistem pencernaan

Mengkonsumsi air dalam jumlah cukup setiap hari akan memperlancar sistem pencernaan sehingga kita akan terhindari dari masalah-masalah pencernaan seperti maag ataupun sembelit. Pembakaran kalori juga akan berjalan efisien.

2. Air putih membantu memperlambat tumbuhnya zat-zat penyebab kanker, plus mencegah penyakit batu ginjal dan hati. Minum air putih akan membuat tubuh lebih berenergi.

3. Perawatan kecantikan

Bila kita kurang minum air putih, tubuh akan menyerap kandungan air dalam kulit sehingga kulit menjadi kering dan berkerut. Selain itu, air putih dapat melindungi kulit dari luar, sekaligus melembabkan dan menyehatkan kulit.

Untuk menjaga kecantikan pun, kebersihan tubuh hares benar-benar diperhatikan, ditambah lagi minum air putih 8 - 10 gelas sehari.

4. Untuk kesuburan

Meningkatkan produksi hormon testosteron pada pria serta hormon estrogen pada wanita.

Menurut hasil penelitian dari sebuah lembaga riset trombosis di London, Inggris, jika seseorang selalu mandi dengan air dingin maka peredaran darahnya lancar dan tubuh terasa lebih segar dan bugar. Mandi dengan air dingin akan meningkatkan produksi sel darah putih dalam tubuh serta meningkatkan kemampuan seseorang terhadap serangan virus. Bahkan, mandi dengan air dingin di waktu pagi dapat meningkatkan produksi hormon testosteron pada pria serta hormon estrogen pada wanita. Dengan begitu kesuburan serta kegairahan seksual pun akan meningkat. Selain itu jaringan kulit membaik, kuku lebih sehat dan kuat, tak mudah retak.

5. Menyehatkan jantung

Air juga diyakini dapat ikut menyembuhkan penyakit jantung, rematik, kerusakan kulit, penyakit saluran papas, usus, dap penyakit kewanitaan, dan lain-lain.

6. Sebagai obat stroke

Air panas tak hanya digunakan untuk mengobati berbagai penyakit kulit, tapi juga efektif untuk mengobati lumpuh, seperti karena stroke. Sebab, air tersebut dapat membantu memperkuat kembali otot-otot dan ligamen serta memperlancar sistem peredaran darah dan sistem pernapasan. Efek panas menyebabkan pelebaran pembuluh darah, meningkatkan sirkulasi darah dan oksigenisasi jaringan, sehingga mencegah kekakuan otot, menghilangkan rasa nyeri serta menenangkan pikiran. Kandungan ion-ion terutama khlor, magnesium, hidrogen karbonat dan sulfat dalam air panas, membantu pelebaran pembuluh darah sehingga meningkatkan sirkulasi darah. Selain itu pH airnya mampu mensterilkan kulit.

7. Efek relaksasi

Cobalah berdiri di bawah shower dan rasakan efeknya di tubuh. Pancuran air yang jatuh ke tubuh terasa seperti pijatan dan mampu menghilangkan rasa capek karena terasa seperti dipijat. Sejumlah pakar pengobatan alternatif mengatakan, bahwa bersentuhan dengan air mancur, berjalan-jalan di sekitar air terjun, atau sungai dan taman dengan banyak pancuran, akan memperoleh khasiat ion-ion negatif. Ion-ion negatif yang timbul karena butiran-butiran air yang berbenturan itu bisa meredakan rasa sakit, menetralkan racun, memerangi penyakit, serta membantu menyerap dan memanfaatkan oksigen. Ion negatif dalam aliran darah akan mempercepat pengiriman oksigen ke dalam sel dan jaringan. Bukan itu saja jika mengalami ketegangan otot dapat dilegakan dengan mandi air hangat bersuhu sekitar 37 derajat celcius. Selagi kaki terasa pegal kita sering dianjurkan untuk merendam kaki dengan air hangat dicampur sedikit garam.

8. Menguruskan badan

Air putih juga bersifat menghilangkan kotoran-kotoran dalam tubuh yang akan lebih cepat keluar lewat urine. Bagi yang ingin menguruskan badan pun, minum air hangat sebelum makan (sehingga merasa agak kenyang) merupakan satu cara untuk mengurangi jumlah makanan yang masuk. Apalagi air tidak mengandung kalori, gula, ataupun lemak. Namun yang terbaik adalah minum air putih pada suhu sedang, tidak terlalu panas, dan tidak terlalu dingin. Pingin kurus? minum air putih saja.

9. Tubuh lebih bugar

Khasiat air tak hanya untuk membersihkan tubuh saja tapi juga sebagai zat yang sangat diperlukan tubuh. Kita mungkin lebih dapat bertahan kekurangan makan beberapa hari ketimbang kurang air. Sebab, air merupakan bagian terbesar dalam komposisi tubuh manusia.

Jumlah air yang menurun dalam tubuh, fungsi organ-organ tubuh juga akan menurun dan lebih mudah terganggu oleh bakteri, virus, dll. Namun, tubuh manusia mempunyai mekanisme dalam mempertahankan keseimbangan asupan air yang masuk dan yang dikeluarkan. Rasa haus pada setiap orang merupakan mekanisme normal dalam mempertahankan asupan air dalam tubuh. Air yang dibutuhkan tubuh kira-kira 2-2,5 liter (8 - 10 gelas) per hari. Jumlah kebutuhan air ini sudah termasuk asupan air dari makanan (seperti dari kuah sup, soto, dan lain-lain), minuman (seperti susu, teh, kopi, sirup, dan lain-lain). Selain itu, asupan air juga diperoleh dari hasil metabolisme makanan yang dikonsumsi dan metabolisme jaringan di dalam tubuh.

Nah, air juga dikeluarkan tubuh melalui air seni dan keringat. Jumlah air yang dikeluarkan tubuh melalui air seni sekitar 1 liter per hari. Kalau jumlah tinja yang dikeluarkan pada orang sehat sekitar 50 - 400 gram/hari, kandungan aimya sekitar 60 - 90 % bobot tinja atau sekitar 50 - 60 ml air sehari.

Sedangkan, air yang terbuang melalui keringat dan saluran napas dalam sehari maksimum 1 liter, tergantung suhu udara sekitar. Belum lagi faktor pengeluaran air melalui pernapasan. Seseorang yang mengalami demam, kandungan air dalam napasnya akan meningkat. Sebaliknya, jumlah air yang dihirup melalui napas berkurang akibat rendahnya kelembapan udara sekitamya.

Tubuh akan menurun kondisinya bila kadar air menurun dan kita tidak segera memenuhi kebutuhan air tubuh tersebut. Kardiolog dari AS, Dr James M. Rippe memberi saran untuk minum air paling sedikit seliter lebih banyak dari apa yang dibutuhkan rasa haus kita. Pasalnya, kehilangan 4% cairan saja akan mengakibatkan penurunan kinerja kita sebanyak 22 %! Bisa dimengerti bila kehilangan 7%, kita akan mulai merasa lemah dan lesu.

Perlu diketahui, aktivitas makin banyak maka makin banyak pula air yang terkuras dari tubuh. Untuk itu, pakar kesehatan mengingatkan agar jangan hanya minum bila terasa haus Kebiasaan banyak minum, apakah sedang haus atau tidak, merupakan kebiasaan sehat.

Jika kuliah / bekerja di ruang ber-AC, dianjurkan untuk minum lebih banyak karena udara yang dingin dan tubuh cepat mengalami dehidrasi. Banyak minum juga akan membantu kulit tidak cepat kering. Di ruang yang suhunya tidak tetap pun dianjurkan untuk membiasakan minum meski tidak terasa haus untuk menyeimbangkan suhu.

source: www.indonesiaindonesia.com

Kalender dunia

Secara garis besar ada tiga jenis kalender yang dipakai umat manusia penghuni planet bumi ini:

Pertama, kalender solar (syamsiyah, berdasarkan matahari), yang waktu satu tahunnya adalah lamanya bumi mengelilingi matahari yaitu 365 hari 5 jam 48 menit 46 detik atau 365,2422 hari. Contoh: kalender Masehi, kalender Iran, dan kalender Jepang.

Kedua, kalender lunar (qamariyah, berdasarkan bulan), yang waktu satu tahunnya adalah dua belas kali lamanya bulan mengelilingi bumi, yaitu 29 hari 12 jam 44 menit 3 detik (29,5306 hari = 1 bulan) dikalikan dua belas, menjadi 354 hari 8 jam 48 menit 34 detik atau 354,3672 hari. Contoh: kalender Hijriah dan kalender Jawa.

Ketiga, kalender lunisolar, yaitu kalender lunar yang disesuaikan dengan matahari. Oleh karena kalender lunar dalam setahun 11 hari lebih cepat dari kalender solar, maka kalender lunisolar memiliki bulan interkalasi (bulan tambahan, bulan ke-13) setiap tiga tahun, agar kembali sesuai dengan perjalanan matahari. Contoh: kalender Imlek, kalender Saka, kalender Buddha, dan kalender Yahudi.

Ternyata semua kalender tidak ada yang sempurna, sebab jumlah hari dalam setahun tidak bulat. Untuk memperkecil kesalahan, harus ada tahun-tahun tertentu menurut perjanjian yang dibuat sehari lebih panjang (dikenal tahun kabisat).

Pada kalender solar, pergantian hari berlangsung tengah malam (midnight) dan awal setiap bulan (tanggal satu) tidak tergantung pada posisi bulan. Adapun pada kalender lunar dan lunisolar pergantian hari terjadi ketika matahari terbenam (sunset) dan awal setiap bulan adalah saat konjungsi (Imlek, Saka, dan Buddha) atau lebih populernya saat munculnya hilal (Hijriah, Jawa, dan Yahudi).

by Ismail Fahmi

Thursday, 3 January 2008

Gagal merencanakan=merencanakan gagal

Pernahkah kita merasa bahwa sebenarnya ketika kita gagal dalam merencanakan sesuatu itu sama halnya dengan merencanakan gagal. Logikanya adalah perencanaan yang baik akan memberikan output yang baik pula.

Friday, 15 June 2007

Embrace Yourself

Lately, I've noticed a strange phenomenon: I spend large chunks of most days feeling great. After a few years of rough patches, setbacks and some mighty big speed bumps, this experience is truly new and it crept up on me so slowly, that it didn't sink in for a while.
So I've spent some time contemplating this phenomenon. But not too much time, because I feel too good to overanalyze. Here's what I've noticed: my perception of myself has made a seismic shift toward the positive. My thoughts and emotions have joined the shift and the rest of me has followed suit.
The feeling is one of gratitude, abundance and joy. It's also a feeling of acceptance - what if everything is exactly how it's supposed to be? What if every circumstance I encounter is an opportunity?
The shift culminates many years of work to dismantle old beliefs and perceptions of myself. Simultaneously, I've observed deliberate changes I've made in my actions and how I see myself.
A word about self-perception... Seeing yourself as the person you really are is fun. It's abundant to see all of the positive aspects of yourself and then deciding how you want to express them. We spend an inordinate amount of energy castigating ourselves for what we're not: we compare, we contrast, we negate. And sometimes we do this in the name of being "honest" with ourselves. But it's not honest to focus only on the negative - and it's not true.
Instead, examine the places where you shine. Answer these questions and do these exercises and I bet you'll feel better about yourself and what you so uniquely offer the world.
  • What would a friend or colleague who thought the world of you say? Make a thorough list of the accomplishments and positive attributes they would list. No downplaying allowed. If you hear a voice in your head saying, "Oh, that? That was no big deal," put it on the list. If you feel guilty about an accomplishment or unsure of it, put it on the list. And of course, the accomplishments you feel great about will already be on the list.
  • Take the process a step further and ask friends or colleagues directly for the same list.
  • "What do you want to be when you grow up?" My four year old asks me this question almost daily. I'm not sure who or what prompted this line of questioning, but after several days of it, I started taking it more seriously. This question reconnects me with my passions. Where does it take you?
  • Track your thoughts for a few days and record how many are positive and negative. When people begin tracking their thoughts, they'll often become aware that they engage in more negative thinking than they realize.
  • Dream. Dreaming is a skill, actually a relational skill. It's a way to connect with you and with others. What are your dreams? What are the dreams you don't allow yourself to have? Where would you go if you took your mind off its self-restraining leash and let it wander?
  • Follow your yearning. Notice what you yearn, what you long for - and you'll discover a dream, a desire or even an unmet need. Recognizing these stirring within ourselves is a profound way to embrace ourselves.
If you want a natural high, shift your focus to your brilliance. Be honest with yourself - where are the places you shine? Focus on your contributions, express your gratitude for them, and you'll embrace yourself in a whole new way. And, along the way, you just might find yourself spending a majority of your time, well, feeling great.

The Power of Desire

Have you ever considered that wanting is more than longing for something you don't have? Wanting is also about consciously nurturing a feeling of happiness. Don't you feel happy imagining having what you want to have or doing what you want to do?
The brain cannot tell the difference between an actual experience or a vividly imagined one. It simply reads the electrical impulses and chemicals compounds that your thoughts generate. Real or imagined? To your brain, it makes no difference.
But, what does make a difference is that by even just imagining having something you desire, you experience the same emotions you'd experience as if you actually had it. And in the long run, we're not after the thing, we're desiring the feeling we think the thing will give us. But, you are the only one who can generate a feeling, not a thing. How wonderful to know that we can have the feeling before, and even without, having the thing.
Desires are meant to feel good and when you're focused on what you truly want, you do feel good. But, what if thinking about your desire makes you feel bad? What if you want a loving relationship with your child, but all you do now is fight? If you are feeling bad when thinking of having a better relationship with your child, then you are not thinking of the happy potential, you are thinking of the undesired now. You are focused on what you don't want.
"You cannot desire something, predominantly focus on the absence of it, and then expect to receive it, because the vibrational frequency of it's absence and the vibrational frequency of its presence are very different frequencies." --Ask and It is Given, Esther Hicks
For every subject there are two parts: it and the lack of it. Imagining or experiencing what we desire always feels good. Imagining or experiencing the lack of what we desire always feels bad. Your feelings will indicate where your thoughts are centered.
Your thoughts feed your reality. Think of what you don't want and you'll get more of it. Think of what you do want and you'll get more of that. You are in total control of your experience of life. It can feel as you wish it to feel. But, it does require awareness of your feelings and the commitment to manage your own emotions. Small price to pay for happiness! "Desire is the starting point of all achievement, not a hope, not a wish, but a keen pulsating desire which transcends everything." —Napoleon Hill "It sometimes seems that we have only to love a thing greatly to get it." —Robert Collier "Whether it is a thought of something you want or a thought of something you do not want - your attention to it invites it into your experience." —Abraham

How to manage stress succesfully

  1. Recognize and learn from mistakes
    It's a fact about life that everybody at some point will make mistakes. For many people, the mistake is made, learned from, corrected if possible and quickly forgotten. But some people carry on replaying the mistake over and over again for months - years in some cases - and it causes no end of stress and misery. When you're stressed, you can be vulnerable to this replaying of mistakes further exacerbating the stress. So avoid the urge to replay events from your past over and over again. Learn from them, find the positives, accept that you'll make mistakes from time to time, and move on as quickly as you can.
  2. Regain control
    Sometimes, life can be very difficult to cope with because you are dealing with a multitude of major events. For example, a relationship breakdown can trigger a number of events: the split itself, moving house, finances, social life and so on. During such trying times, the plate is already full and it's important to not pile the plate higher by making other major, life-altering decisions. Postpone changes at work, relationship commitments, house moves, etc. until the plate is less full and control has been regained.
  3. Get some distance
    If you're dealing with a stressful situation and you have a lot on your plate then it can be very hard to find solutions. At these times, you can feel as if you're caught up in the midst of a sandstorm and it can be nigh on impossible to see the way out. A good idea is to get some distance from your problems so you can gather your thoughts. If possible, take a day or even a weekend away from your usual surroundings, somewhere peaceful, and relax. Take a journal along so you can jot down any ideas. Distance away from problems can bring clarity and by relaxing, you'll be calmer and solutions will come far easier than when you are in the heat of battle.
  4. Resolve to act
    During an episode of stress, depression or anxiety, a belief that you are helpless can creep in. You say things like: "I can't do anything, things are totally beyond my control and there's no point in trying to do anything about it because nothing I do ever works." This is a very powerful and limiting belief. If you believe that you are helpless, then you will act accordingly because you won't take action to change things. Why would you if you strongly believe it is a hopeless cause? Helplessness is learned and it is also flawed. Many people are blind to the power they possess and a belief in helplessness keeps them in the dark. But just as helplessness is learned, it can be unlearned and a good way to start is to resolve to take action to create the outcomes you want. Keep writing down positive outcomes and keep taking action each and every day to move towards them.
  5. Vary your days
    Performing the same routines day in day out really can become a grind. Although routine gives us a sense of certainty and security, it can also make us feel like robots who live a predictable existence. This feeling can trigger stress, depression and anxiety as you don't enjoy life when you feel it is predictable. So try to vary your days: start and finish work at different times, don't eat the same types of meal each day (e.g. cereal for breakfast each day), vary how you start the day (go for a swim, a walk, a jog, rise at different times) and try to visit somewhere new at least twice a month (a restaurant, a museum, a theatre, a town etc.) as this will help to bring variety to life and keep life interesting. It's also a great way of easily managing stress without making major changes.